Minggu, 10 Februari 2013

Pengobatan Penanaman Partikel 125I-Ledakan terarah pada Tumor

 


 

  tumor
  1.tanpa luka,tidak berdarah
  2.tanpa penderitaan,efek samping yang minim
  3.memperpanjang usia,mempertinggi kualitas hidup
  Sistem 3D radiasi intern penanaman partikel : diameter partikel 0.8mm,panjang 0.4cm
  1.Prinsip Pengobatan  Partikel 125I merupakan semacam nuklida radiasi berenergi, dapat memancarkan sinar γdalam jarak dekat dan terus-menerus membunuh sel tumor,bekerja sebagai radioterapi intern terhadap tumor,mencapai hasil yang sama seperti operasi pengangkatan tumor,oleh karena itu partikel radiasi ini disebut juga pisau partikel.
  2.Keunggulan
  (1)Efektif memancarkan sinar terpusat di dalam tumor,tanpa merusak jaringan-jaringan normal
  (2)Pemancaran sinar berlangsung hingga 180 hari,efektif membunuh sel tumor.
  (3)Meringankan penderitaan pasien,memperpanjang usia,memperbaiki kualitas hidup
  3.Prosedur Pengoperasian
  Pertama-tama input data ukuran tumor yang terlihat pada hasil CT atau MR ke dalam Sistem Perencanaan Terarah 3 Dimensi (TPS),ditampilkan berupa gambar 3D yang serupa dengan ukuran asli tumor,maka berdasarkan posisi,bentuk,dan ukuran tumor dirancanglah keseluruhan perencanaan pengobatan,ditentukan berapa banyak partikel iodium yang ditanam ke dalam tumor, dan dicocokan posisi yang sesuai untuk peletakan setiap biji partikel.
  Dokter berdasarkan perencanaan pengobatan tersebut kemudian melalui laparoskopi,atau di bawah bimbingan CT maupun USG,menggunakan seperangkat peralatan khusus untuk meletakkan partikel 125I langsung ke dalam jaringan tumor,atau ditanam ke dalam tumor yang belum terangkat tuntas waktu menjalani pembedahan,dan juga ke dalam jaringan getah bening yang kemungkinan sudah ada penyebaran. Partikel-paertikel ini terus-menerus memancarkan sinar γ di dalam tumor,bagaikan “ranjau”yang meledak tepat membunuh sel tumor.
  4. Keluhan yang ditimbulkan setelah penanaman partikel
  Komplikasi dari penanaman partikel 125I sangatlah minim, tidak menyebabkan kelainan fungsi pada organ tubuh lain, oleh sebab itu sebagian besar pasien tidak menunjukan adanya gejala/keluhan.
  5. Indikasi
  Cocok untuk mengobati berbagai jenis tumor primer maupun tumor metastasis atau penyebaran.
  6. Jumlah Partikel yang ditanam
  Semakin besar tumor, semakin banyak pula jumlah partikel 125I yang ditanam,bahkan ada kasus dimana tumor menghilang setelah sekali penanaman. Apabila setelah pemeriksaan ulang ditemukan jumlah partikel yang ditanam masih kurang, masih boleh ditambahkan lagi kemudian.
  7. Jangka waktu keefektifan radio partikel
  Masa penurunan kadar radiasi partikel 125I adalah 60 hari, berdasarkan perhitungan penurunan bertahap dari kadar radiasi,maka pasca satu kali penanaman, keefektifan pemancaran sinar dapat bertahan selama 180 hari di dalam tubuh manusia.
  8. Apakah teknik penanaman radio partikel dapat mencegah kanker kambuh kembali?
  Penanaman partikel radioaktif hanya diperuntukkan untuk tumor yang sudah muncul, dapat membunuh sel kanker pada area penanaman, merupakan cara pengobatan lokal, apabila dikombinasikan dengan cara pengobatan lainnya (misalnya pengobatan intervensi atau cryosurgery), maka dapat membunuh tumor lebih sempurna dan efektif.
  9. Bagaimana membuktikan hasil pengobatan partikel?
  Pasca penanaman partikel 125I ke dalam tumor, partikel akan terus-menerus memancarkan sinar γ untuk menyerang sel kanker,pada saat energi radiasi terkumpul sampai tahap tertentu,maka sel kanker dikarenakan serangan sinar radiasi yang terus-menerus akan mati secara perlahan. Oleh karena itu,membasmi sel kanker dengan cara menanam partikel radioaktif merupakan proses yang pelan dan berkelanjutan, pada umumnya 2-3 bulan pasca penanaman partikel akan terlihat sel kanker yang mati secara drastis. Sedangkan pada ukuran kanker di permukaan tubuh akan semakin mengecil, melalui pemeriksaan CT atau USG terhadap tumor dalam tubuh,akan terlihat sel-sel tumor yang mengecil atau mati.
  10. Hal-hal yang perlu diperhatikan
  Jarak radiasi partikel 125I adalah 1.7cm, cedera radiasi terhadap dokter dan pasien jauh dibawah standar perlindungan nasional, maka tidak perlu khawatir terhadap keamanan radiasinya.
  Selama 2 bulan pasca penanaman partikel, pasien sebisa mungkin menghindari kontak dekat dengan ibu hamil dan anak-anak di bawah 3 tahun, setelah 2 bulan radiasi akan berkurang perlahan, bisa kembali kehidupan biasanya.
  Kerak luar radio partikel ini dibuat dari bahan titanium, titanium tidak mempengaruhi medan magnet, oleh karena itu setelah penanaman partikel ke dalam tubuh bisa menjalankan pemeriksaan CT,MRI,X-ray,USG seperti biasa.

sumber